Showing posts with label Radar Tegal. Show all posts
Showing posts with label Radar Tegal. Show all posts

Thursday, February 6, 2014

Jembatan Sukosari Ambruk | Radar Tegal 06.02.2014

Jembatan penghubung Bojong–Bumijawa terputus akibat fondasi yang sudah rapuh pada Selasa malam (4/2), pukul 17.30. Arus air yang begitu besar di Sungai Kaligung membuat salah satu jembatan penghubung Desa Sakosari, Kecamatan Bumijawa–Kecamatan Bojong Bumijawa, Kabupaten Tegal ambruk. Akibatnya, anak sekolah dan warga setempat yang biasa melewati jembatan jadi terhambat. Kejadian itu juga mengakibatkan seorang yang menggunakan sepeda motor terperosok ke dalam kali. Beruntung korban tidak terbawa arus sungai. | Sumber Radar Tegal edisi Kamis, 6 Februari 2014

Read more »

Monday, February 3, 2014

Jalur Pantura Lumpuh | Radar Tegal 03.02.2014

Hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang, Sabtu malam (1/2), membuat air Sungai Comal meluap. Alhasil, luapan air dari sungai tersebut mengakibatkan jalur Pantura di wilayah itu lumpuh total. Tujuh kecamatan pun terendam banjir. | Sumber: Radar Tegal edisi Senin, 3 Februari 2014

Read more »

Thursday, January 9, 2014

Ki Enthus Sindir Gubernur Jateng

”Pak Ganjar itu hebat. Meski usianya baru 45 tahun, tapi sudah meninggalkan dunia hitam. Lihat itu, rambutnya sudah putih semua.” ~ Enthus Susmono

Sudah tidak heran, jika Ki Dalang Enthus Susmono mengocok perut banyak orang. Namun, kali ini berbeda. Enthus menjadikan ratusan pejabat terpingkal-pingkal. Seusai dilantik menjadi Bupati Tegal, Enthus Susmono memberikan sambutan pada acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tegal Nurlela. Dalam sambutannya itu, Enthus sempat menyindir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dengan gaya humornya, Enthus mengatakan bahwa Gubernur Jateng itu hebat. ”Pak Ganjar itu hebat. Meski usianya baru 45 tahun, tapi sudah meninggalkan dunia hitam. Lihat itu, rambutnya sudah putih semua (beruban),” kata Enthus disambut gelak tawa ratusan tamu undangan hingga terpingkal-pingkal. Gubernur Jateng pun ikut tertawa mendengar sindiran tersebut.

Ganjar Pranowo menandatangani SK pelantikan Bupati-Wakil Bupati Tegal Enthus Susmono-Umi Azizah.
| Foto: Yerry Novel/Radar Slawi

Tanpa basa-basi, Enthus mengatakan pada Ganjar bahwa dia menulis sendiri pidato sambutannya. Dia mengaku, tidak mau kalah dengan Ganjar yang tidak membaca sambutan dari protokol. ”Saya juga menulis sambutan ini sendiri,” ledek Enthus.

Kepada sejumlah pejabat dan sebagian anggota DPR yang menghadiri pelantikannya itu, Enthus mengungkapkan tentang rahasia dalang bisa terpilih sebagai bupati. ”Karena saya sudah terbiasa memimpin negara (pergi ke luar negeri). Seperti Negara Astina, Pandawa, Amsterdam, China, dan lain-lain,” ujarnya disambut gelak tawa para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar berpesan kepada Enthus agar menggunakan cara-cara yang berbudaya saat melakukan pendekatan kepada rakyat. ”Jangan pidato yang njelehi (membosankan),” kata Ganjar.

Sementara itu, Ki Manteb Sudarsono berpesan kepada Enthus agar bisa menjaga tutur katanya. Sebabnya, jabatan bupati sudah melekat pada dirinya.

Sumber: Radar Tegal edisi Kamis, 9 Januari 2014
Read more »

Author

Admin weblog ini adalah seorang editor dan penikmat koran.

Ihwal

Koran 2014 adalah weblog tentang segala fakta yang terjadi di tahun 2014. Weblog ini berafiliasi dengan weblog induknya: Jejak Tapak.

Followers


Total Pageviews



Subscribe to our Mailing List

We'll never share your Email address.
Copyright © 2013 Koran 2014. Powered by Blogger.
Blogger Template by Bloggertheme9